Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera bersama Milad Zeneyedpour

Media Madura – Kalau saja pemain Madura United tiba di Madura tepat waktu, mungkin pelatih Gomes de Oliviera tidak akan pusing menentukan program latihan bagi skuad asuhannya. Pasalnya, Gomes memiliki rencana latihan yang sudah disusun jauh hari sebelum bertolak ke Serui.

Namun, program latihan tersebut harus mengalami perubahan karena terjadi gagal penerbangan dan masa recovery pemain menjadi berkurang. Kondisi tersebut membuat Gomes akan mengambil kebijakan baru dengan mengubah skenario rencana latihan.

Seperti yang diketahui, pasca menghadapi Perseru Serui, Sabtu (1/12), rombongan Laskar Sape Kerrab tidak langsung terbang ke Madura. Kendalanya, mereka ketinggalan pesawat di Biak, Papua. Akibatnya, mau tidak mau rombongan harus menginap satu hari di Biak.

Padahal, dalam pekan ini, Fabiano Beltrame cs sudah harus mempersiapkan diri menghadapi laga krusial bertajuk Derby Madura, yakni melawan Madura FC dalam babak 64 besar Piala Indonesia di Stadion A Yani Sumenep, 6 Desember mendatang.

Selang tiga hari kemudian, Madura United akan menjamu Persela Lamongan dalam laga kandang pamungkas Liga 1, yang rencananya digelar di Pamekasan.

“Kita harus atur ulang, karena seharusnya kita kan sudah di Madura hari ini. dan besok (hari ini,red) sudah mulai kita melakukan latihan untuk pemulihan. Tapi situasinya berbeda karena kita gagal terbang hari ini,” kata Gomes.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.