Pemain Madura United saat tiba di Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo, Biak, Papua

Media Madura – Pasca menghadapi Perseru Serui, Sabtu (1/12/2018), pemain Madura United dikabarkan belum juga tiba di Madura. Informasinya, pemain dan offisial hingga kini masih tertahan di Biak.

Pasalnya, pesawat Sriwijaya Air yang akan mereka tumpangi rute Makassar keburu lepas landas sebelum pemain tiba di Biak. Penyebab mereka sedikit terlambat tiba di Biak dari Serui akibat cuaca buruk.

Memang, untuk sampai kembali di Surabaya, Fabiano Beltrame cs harus menempuh perjalanan panjang. Mereka melawati tiga maskapai berbeda. Rutenya adalah Serui-Biak-Makassar-Surabaya.

“Kronologinya, penerbangan dari Serui ke Biak melalui Trigana Air sedikit terlambat akibat cuaca. Kita baru landing di biak pukul 11.24 WIT,” kata Media Officer Madura United, Tabri S. Munir kepada media, Minggu (2/12/2018).

Setelah dipastikan tertunda kepulangannya, skuad Laskar Sape Kerrab terpaksa harus menginap satu hari di Biak. Tentu hal ini menjadi kerugian tersendiri bagi Madura United.

“Kami harus tetap stay di Biak karena tidak ada lagi penerbangan ke Ujung Pandang, Makassar,” terangnya menjelaskan.

Tabri juga menyesalkan pelayanan dua maskapai Trigana Air dan Sriwijaya Air. Dua maskapai tersebut dianggap lalai melayani penerbangan. Menurutnya, karena gagal terbang, tiket semua pemain dan offisial hangus.

“Tidak ada koordinasi antara pihak maskapai pertama dengan pihak maskapai kedua. Tiket dari Biak ke Surabaya hangus, karena ada kelalaian dari maskapai penerbangan yang kami gunakan,” ungkap Tabri.

Rombongan Madura United yang saat ini masih tertahan di Biak, direncanakan baru akan bertolak ke Pulau Garam hari ini dengan menggunakan pesawat yang sama, Sriwijaya Air.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.