Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera

Media Madura – Madura United menelan kekalahan 0-2 dari Perseru Serui dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Marora, Serui, Sabtu (1/12/2018).

Meski demikian, Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera mengaku puas dengan performa anak asuhnya.

“Pemain Madura coba mainkan bola, ciptakan beberapa peluang, tapi hasilnya gol yang memang tidak terjadi. Akhirnya kita kalah,” kata Gomes.

Dua gol yang bersarang ke gawang Laskar Sape Kerrab berawal dari situasi bola mati. “Serui cetak gol dari free kick, seharusnya tidak terjadi,” sesalnya.

Meski timnya menderita kekalahan, namun Gomes melihat ada banyak hal positif yang bisa diambil dari performa para pemain mudanya.

Gomes menurunkan tiga pemain mudanya pada laga ini. Semua pemain dimasukkan babak kedua. Mereka adalah, Imam Bagus, Rifat Marasabessy, dan Irsan Lestaluhu.

Rifat masuk menggantikan Alfath Fathier dan Andik Rendika Rama digantikan Irsan Lestaluhu, semantara Imam Bagus menggantikan Milad Zeneyedpour.

“Rifat (Marasabessy) tampil baik dan lebih agresif. Kemudian Imam (Bagus), dia punya semangat yang bisa membantu kita. Irsan (Lestaluhu) berjuang dengan tinggi dengan punyai skill. Tidak mengecewakan,” puji Gomes.

Semantara itu, Irsan Lestaluhu merasa senang karena mendapat kepercayaan dari pelatih Gomes diturunkan saat menghadapi Perseru Serui.

“Senang. Senang sekali bisa diberi kesempatan dari pelatih. Senang sekali,” tutup Irsan Lestaluhu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.