Simulasi aparat kepolisian saat meringkus komplotan perampok di Bank BRI Sampang, Kamis (29/11/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Aksi perampokan bersenjata api terjadi di Bank BRI Jalan Wahid Hasyim Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (29/11/2018) sore.

Suara tembakan dan histeris nasabah terdengar di dalam kantor BRI. Ada empat orang pelaku menyandera pegawai bank dan berusaha menjarah uang miliaran rupiah.

Pantuan dilapangan, perampok awalnya masuk dengan menyamar sebagai nasabah, lalu seorang perampok melumpuhkan petugas keamanan bank.

Setelah itu, tiga perampok bersenjata api, masuk ke dalam BRI dan langsung melepaskan tembakan secara brutal.

Tak butuh waktu lama, petugas kepolisian tiba dilokasi dan meringkus komplotan rampok tersebut. Bahkan aparat terpaksa menembak mati satu pelaku setelah menyandera pegawai dan nasabah.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto, mengatakan apa yang terjadi di Bank BRI Sampang bukan kejadian perampokan sebenarnya. Kejadian itu merupakan rangkaian kegiatan simulasi penanganan aksi perampokan di bank.

Meski begitu, dalam simulasi tersebut pegawai bank dan office boy terlihat pingsan.

“Simulasi ini dibuat seperti kejadian nyata untuk mempersiapkan diri terjadinya aksi nyata perampokan bersenjata api, apalagi antisipasi peredaran senjata api di Sampang,” ungkapnya.

Hery mewakili Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman, menerangkan polisi akan terus siap menindaklanjuti segala laporan masyarakat terlebih terjadinya perampokan bank.

“Kita langsung ke TKP dengan cepat dan sigap melumpuhkan komplotan perampok,” tegasnya.

Dikonfirmasi, Supervisor Operasional Bank BRI Sampang Moh Nizar menerangkan simulasi penanganan aksi perampokan bank merupakan program kegiatan rutin tahunan. Hal itu bertujuan guna uji coba dan antisipasi penanganan cepat.

“Tahun ini simulasi perampokan, kalau tahun sebelumnya tentang penanganan kebakaran, sebenarnya setiap kantor cabang kita ada kegiatan masing-masing seperti di Sampang ini rawan banjir, jadi ada simulasinya,” pungkasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.