PKL di sisi barat Monumen Arek Lancor Pamekasan (foto: Rifqi)

Pamekasan, (Media Madura) – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal di area Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan ditertibkan.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Pengendalian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan, Misyanto. Menurutnya, penindakan akan dilakukan karena PKL dinila melanggar peraturan bupati nomor 31 tahun 2016 tentang perubahan atas perbup nomor 38 tahun 2009 tentang petunjuk pelaksanaan perda nomor 5 tahun 2008 tentang penataan dan pemberdayaan PKL.

“PKL di area monumen Arek Lancor menjadi atensi pemerintah kabupaten. Khusus PKL Arek Lancor ada pasal tersendiri, yakni melanggar Pasal 6 huruf n,” katanya, Kamis (29/11/2018).

Misyanto menambahkan, dalam aturan tersebut pasal 6 huruf n diamanatkan PKL kawasan Arek Lancor hanya diperbolehkan berjualan pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu, mulai pukul 16.30 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

“Selama ini, kegiatan PKL semakin semrawut, mereka melanggar ketentuan waktu yang ditentukan untuk berjualan,” tambahnya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengambil langkah tegas untuk menertibkannya. Sejauh ini tim penegak perda itu tengah melakukan pendekatan dan sosialisasi secara personal maupun kelembagaan kepada PKL.

“Penertiban akan dilakukan Senin, tanggal 3 Desember mendatang, ini bentuk ketegasan kami,” pungkasnya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.