Kantor KPU Kabupaten Pamekasan (dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat karena lalai mencetak Alat Peraga Kampanye (APK) bagi peserta Pemilu 2019 mendatang.

Padahal, kampanye Pemilu sudah berjalan lebih dua bulan, terhitung sejak tanggal 23 September 2018 lalu, namun tidak ada tanda-tanda KPU menyerahkan APK tersebut.

“Ada indikasi kelalaian dari KPU, karena KPU belum mendistribusikan alat peraga kampanye atau APK kepada peserta Pemilu 2019. Padahal kampanye sudah berjalan lebih dua bulan,” kata Ketua Bawaslu Pamekasan, Abdullah Saidi, Selasa (27/11/2018).

Saidi menambahkan, atas keterlembatan penyedian APK tersebut, tentu merugikan peserta pemilu atau partai politik (parpol). Apa lagi kampanye sudah berjalan.

“Sampai sekarang APK peserta Pemilu 2019 belum diserahkan, kami sudah panggil KPU soal APK ini,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Pamekasan, Mohammad Hamzah menyatakan, saat ini APK peserta pemilu 2018 sudah berada dipercetakan. Menurutnya, keterlambatan itu disebabkan desain APK dari sejumlah parpol ada sebagian yang direvisi.

“Masih ada di pejabat pengadaan barang, bukan di KPU, dalam waktu dekat akan cetak kemudian diserahkan ke KPU untuk selanjutnya diserahkan kepada peserta Pemilu 2019,” dalihnya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.