Ketua KI Sumenep, Hawiyah Karim

Sumenep, (Media Madura) – Semua Kepada Kesa (Kades) di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Arjasa dan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akan berurusan dengan Komisi Informasi (KI) setempat.

Pasalnya, para Kades di dua kecamatan yang ada di kepualaun tersebut dilaporkan kepada KI terkait informasi pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Ketua KI Sumenep, Hawiyah Karim mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan sidang sengketa untuk desa-desa tersebut sebelum masuk tahun Baru 2019.

“Semua Kades yang ada di dua kecamatan itu dilaporkan kepada kami oleh satu orang,” kata Wiwik, Sabtu (24/11/2018).

Namun, sambung Wawik, meskipun pelapornya hanya satu orang, tetap akan ditindaklanjuti. Karena persoalan sengketa informasi harus diselesaikan sesuai dengan jalur hukum dan aturan yang ada.

“Semua laporan tentang sengketa informasi yang masuk ke kami, selama prosedural tetap akan ditindaklanjuti, termasuk laporan DD ADD yang dilaporkan satu orang ini,” tegasnya.

Sebelumnya, KI Sumenep juga menerima sengketa informasi yang terjadi di tiga kecamatan di wilayah kepulauan, yaitu Kecamatan Kangayan, Sapeken dan Kecamatan Raas. Para kepala desa tersebut sudah dilakukan pemanggilan dan persidangan.

“Tapi perkara itu semuanya digugurkan, karena pemohon selama dua kali jadwal sidang tidak hadir. Informasinya pemohon terlibat pidana,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.