Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Moh Subhan. Foto : facebook Subhan Muhammad (Subhan)

Pamekasan, (Media Madura) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mulai mendata warga penderita disabilitas grahita atau orang gila untuk dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Mohammad Subhan mengatakan, pendataan akan dimulai dari tanggal 22 November sampai tanggal 5 Desember 2018 sebagaimana ketentuan berlaku. Pendataan orang sakit jiwa akan dilakukan dengan petugas Panitia Pemungutan Suara di tingkat Kecamatan dan tingkat Desa.

“Mungkin mulai besok KPU mulai turun ke lapangan, tentunya mendata orang gila, khusus di Pamekasan,” katanya, Kamis (22/11/2018) siang.

Hal tersebut tambah Subhan, untuk menindaklanjuti Undang-undang (UU) Nomor 07 Tahun 2017 pasal 198 ayat 1, dalam regulasi itu disebutkan bahwa gila disebut dengan sikap-sikap grahita.

“Hari ini kita melakukan koordinasi dengan dinas sosial, besok kita akan panggil PPK dan PPS untuk sosialisasi dan identifikasi ke bawah. Kita nanti masukan ke DPT,” tambah Subhan.

“Tetapi akan diberikan keterangan bahwa yang bersangkutan disabilitas grahita,” tutup Mantan Aktivis PMII Pamekasan tersebut.

Repoter : Ahmad Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.