Selebrasi gol Madura FC

Sumenep, (Media Madura) – Madura FC harus mengubur dalam-dalam harapan untuk lolos ke Liga 1 musim depan. Itu menyusul hasil pahit di laga terakhir melawan Persita Tangerang. 

Bermain di Stadion A. Yani Sumenep, pasukan Laskar Joko Tole kalah dengan skor 2-1 dari tim tamu. Sementara di laga lain PSS Sleman menggasak Persiaraja Banda Aceh 5-0.

Gol yang terjadi di Sumenep masing-masing dicetak Madura FC oleh Joko Prayitno menit ke ’50, sementara kubu Persita diciotakan oleh Aldi Al Achya ’37 dan Egy Melgiansyah menit ’73. 

Hasil kedua pertandingan akhirnya membenamkan Madura FC di juru kunci grup B babak delapan besar. Sehingga Madura FC gagal lolos ke semi final dan membuka asa lolos ke kasta tertinggi.

Sementara dua tim yang dipastikan lolos ke babak semi final adalah PSS Sleman sebagai juara grup dengan 10 poin didampingi Persita Tangerang dengan poin sama.

Peluang tim asuhan Salahudin sebenarnya sudah tertutup sejak kekalahannya di kandang Persiraja pekan lalu. Kala itu, Madura kalah dengan skor telak 3-0, hingga poin tertahan di angka 6.

Kekalahan saat itu membuat posisi Madura terjepit karena secara hitung-hitungan Madura FC kalah head to head jika kemudian klasemen akhir terdapat poin sama.

“Kita sudah berjuang, anak-anak juga sudah berjuang, mungkin karena pertandingan yang terlalu dekat sehingga tim kita tak on fair,” ujar Salahudin saat konferensi pers, Rabu (21/11/2018).

Salahudin menegaskan, tak ada kaitannya kekalahan timnya dengan kondisi non teknis yang dalam beberapa pertandingan terakhir mengganggu Madura FC.

“Kita tidak pernah melihat tim lain ya, meski kita sudah tidak ada harapan lolos ke sejak sebelum laga ini, kami tetap tampil all out, kekalahan kita murni karena kondisi pemain yang tak maksimal,” tegasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.