Kepulan asap membumbung tinggi setelah massa membakar keranda dan ban dalam aksi demo di depan Kejari Sampang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Rabu (21/11/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Aksi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Sampang mulai memanas. Ratusan massa mengatasnamakan Gerakan Tangan-Tangan Revolusioner (Gettar) membakar keranda mayat dan ban.

Pantauan di lokasi, Rabu (21/11/2018) pukul 10.00 WIB, suasa demo memanas dipicu lantaran Kepala Kejaksaan Negeri Setyo Utomo tak kunjung menemui massa yang berorasi.

Mereka meminta agar Setyo memberikan penjelasan langsung secara transparansi kepada publik terkait penanganan supremasi hukum yang ditangani Kejari Sampang.

“Keluar Kajari Sampang, temui kami dan jelaskan sejauh mana penanganan hukum,” teriak salah satu perwakilan massa Zhaenal di depan kantor Kejaksaan, Rabu (21/11/2018).

Massa lalu membakar keranda mayat dan ban. Sementara asap terus membumbung tinggi. Tak lama kemudian, polisi pun memadamkan kobaran api dengan alat pemadam.

Sebelum aksi dimulai, massa melakukan aksi teatrikal dengan shalat gaib untuk menandakan matinya penegakan hukum di Sampang.

Tak lama, Setyo Utomo didampingi Humas Kejari Sampang Joko Suharyanto menemui ratusan massa.

“Silahkan masul ke dalam biar suasana tidak memanas dan kita diskusi di dalam,” ujar Setyo mengajak massa.

Namun, ajakan tersebut ditolak massa. Sehingga massa berdiskusi di luar kantor Kejari.

Dalam aksinya, massa menuntut Kajari Sampang harus mundur dari jabatannya, usut tuntas seluruh kasus dengan transparan, menindak terduga tindak pidana korupsi secara profesional.

Mereka mempertanyakan, penanganan kasus terkait dugaan korupsi program listrik desa (Lisdes) senilai Rp 12 miliar tahun 2007-2008, Dana Kapitasi JKN, Hilangnya aset daerah senilai Rp 650 miliar, PT Sampang Mandiri Perkasa (SMP), dan Prona 2018 di Desa Dulang Kecamatan Torjun.

Ratusan massa Gettar yang tergabung dari 14 LSM, meliputi JCW, Lira, Jaka Jatim, MDW, Alarm’s, IKMAS, Al-Katras, Jatim Analysis, BMB, GPRS, Gadjah Mada, Sekoci, Insan Muda Sampang, dan GPN.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.