Bupati Sumenep, A Busyro Karim.

Sumenep, (Media Madura) – Meski memasuki akhir tahun anggaran 2018, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten, Sumenep, Madura, Jawa Timur sangat rendah.

Bahkan, kata Bupati Sumenep, A Busyro Karim, serapannya baru mencapai 46 persen. “Ini yang menjadi tugas kita semua, masak hingga November serapan anggaran masih 46 persen,” ujarnya, Senin (19/11/2018).

Bupati dua periode itu menyampaikan, salah satu minimnya serapan disebabkan karena banyaknya rekanan yang belum mengajukan pencairan, yang dimungkinkan karena pekerjaan yang belum diselesaikan. 

“Uang masih banyak di Kasda dan siap kapan saja dicairkan, buat apa uang ngendap di Kasda. Kami harap waktu yang mampet ini dimanfaatkan dengan baik. Karena per 15 Desember sudah tutup APBD,” tegasnya.

Untuk diketahui, APBD Sumenep tahun 2018 sebesar Rp 2,2 triliun. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan tahun 2017 yang hanya Rp 2,1 triliun.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.