Kiper Madura United, Satria Tama

Media Madura – Kiper Madura United, Satria Tama menjadi sasaran rasis suporter PSMS Medan saat kedua tim bentrok di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (17/11/2018).

Mantan kiper Gresik United itu diteriaki nyanyian anjing oleh suporter tuan rumah dalam pertandingan lanjutan Liga 1 yang sedang berlangsung.

Mendengar kerasnya nyanyian rasis dari tribun, wasit menghentikan pertandingan beberapa menit. Tercatat, dua kali wasit menghentikan laga karena nyanyian rasis masih diteriakkan suporter.

Selepas pertandingan, Satria Tama mengomentari nyanyian anjing yang ditujukan kepada dirinya. Satria Tama memang tidak menunjukkan reaksi apapun, bahkan, ia bersikap dewasa menyikapinya.

Namun, kiper timnas Indonesia itu meminta aksi rasisme oknum suporter PSMS Medan kepada dirinya ditanggapi serius oleh komisi disiplin (Komdis). Sebab, suporter dilarang menyanyikan lagu bernada rasis saat pertandingan berlangsung.

“Untuk nyanyi-nyanyian yang seperti diutarakan suporter PSMS menurut saya tidak masalah. Ya itu hak mereka, yang terpenting saya di sini tidak melakukan rasis. Tidak melakukan hal-hal negatif kepada mereka,” kata Satria Tama.

“Masalah mereka menghina atau apa, ya nanti kan ada hukuman atau apa (dari Komdis PSSI). Yang berhak saja yang menilai,” tutup Satria Tama.

Pada pertandingan itu, Madura United berhasil menahan imbang tuan rumah PSMS Medan dengan skor 3-3.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.