Sumenep, (Media Madura) – Satu desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur masih tercatat mokong tak salurkan Bansos Rastra sejak Januari hingga Oktober 2018.

“(masih tetap) satu desa yang belum realisasikan Rastra yakni Desa Tenonan, Kecamatan Manding,” kata Kasubag Sarana Ekonomi, Bagian Perekonomian Setkab Sumenep, Moh Ardjuhadi, Rabu (14/11/2018).

Di Desa Tenonan, pada 2018 terdapat 367 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jadi apabila dikalikan 10 Kg per KPM, maka jatah untuk Desa Tenonan per bulan 3.670 Kg.

“Padahal Rastra ini sudah jelas-jelas gratis, bahkan untuk pendistribusian dari balai desa ke rumah KPM atau dusun, biaya transportasinya sudah ditanggung pemerintan daerah,” ucap Hadi.

Hadi menyebutkan, desa tersebut enggan menyalurkan Rastra kepada yang berhak diduga karena tidak ada aturan mengenai sanksi jika tak menyalurkan. 

“Karena sampai saat ini belum ada aturan yang mengatur adanya sanksi terhadap desa yang tidak merealisasikan Bansos Rastra,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya berharap kesadaran pihak pemerintah desa untuk tidak menghambat hak-hak masyarakat miskin, meski belum ada aturan yang mengatur mengenai punismen.

“Di kecamatan-kecamatan lain termasuk di kepulauan sudah merealisasikan. Kecuali di Desa Tenonan ini yang masih belum merealisasikan sama sekali,” pungkasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.