Peserta tes CPNS melihat hasil tes

Sumenep, (Media Madura) – Rangkaian tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur telah usai, Senin (12/11/2018) kemarin. 

Hasilnya, hanya 80 peserta tes yang berhasil memenuhi nilai ambang batas minimal (passing grade). Padahal, yang diperebutkan 372 formasi.

“Total ada 80 peserta yang nilainya memenuhi ambang batas minimal dari semua formasi,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Sumenep, Titik Suryati, Selasa (13/11/2018).

Seperti diketahui, seleksi penerimaan CPNS 2018 di Sumenep digelar sejak tanggal 5 hingga 12 November 2018. Kata Yatik, di hari terakhir ini ada dua sesi, sesi pertama hanya 1 orang yang ‘lulus’, sementara pada sesi kedua sebanyak 6 peserta.

“Presentase kelulusan memang sangat kecil, dan itu tidak hanya di Sumenep, hampir di daerah di Indonesia. Oleh karena itu, untuk bagaimana selanjutnya kami menunggu kebijakan pusat,” ucapnya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) hasil tes CPNS harus memiliki ambang batas minimal atau passing grade dengan nilai SKD 260.

Tes CPNS 2018 dilakukan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem CAT ini dipakai untuk tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Sementara Kabpaten Sumenep tahun 2018 mendapat kuota sebanyak 372 formasi dengan perincian 163 orang guru K2, guru non K2 40 orang, tenaga kesehatan 125 orang, dan tenaga teknis 44 orang. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.