Jonathan Judianto menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-73 di kantor Pemkab Sampang, Sabtu (10/11/2018) pukul 07.00 WIB.

Sampang, (Media Madura) – Penjabat (Pj) Bupati Sampang Jonathan Judianto memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-73 di kantor Pemkab Sampang Jalan Jamaludin, Sabtu (10/11/2018) pagi.

Pada peringatan hari nasional itu, Jonathan berpesan siapa pun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemaslahatan diri dan lingkungan sekitar bagi bangsa dan negara. Sesuai tema ‘Semangat Pahlawan di Dadaku’.

“Tema ini mengandung makna bahwa sesuai dengan fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan,” kata Jonathan dalam sambutannya menjadi inspektur upacara, Sabtu (10/11/2018).

Jonathan mengatakan, peringatan hari pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan yang mentransformasikan semangat pahlawan yang menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan, dan keberanian melawan penjajah, serta menjadi tekat memerangi musuh saat ini seperti kemiskinan, narkotika, radikalisme, korupsi, dan hoax.

“Generasi sekarang kan tidak mengalami bagaimana kita berjuang di tahun 45 dulu, jadi tugas generasi millineal ini adalah mengisi kemerdekaan yang telah berdiri, kita perlu pemuda yang luar biasa saat ini,” ujarnya.

Seluruh rangkaian peringatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air, dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

Menurut Jonathan, peringatan Hari Pahlawan bukan semata-mata sebuah acara, namun syarat makna. Bukan hanya sebagai prosesi, namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan di dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis, namun dinamis. Bisa menguangat bahkan dapat melemah. Untuk itu, seluruh kegiatan ini harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai perjuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

“Kita membutuhkan sosok pemuda yang sadar bahwa negerinya memiliki beragam agama, suku, dan adat-istiadat, namun mampu memanfaatkan keberagaman itu sebagai modal sosial untuk keunggulan Indonesia, bukan untuk memanfaatkannya demi kepentingan pribadi maupun golongan yang menjadi penghambat bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.

Setelah upacara berakhir, Pj Bupati Sampang dan para peserta upacara menaburkan karangan bunga ke makam para pahlawan di Jalan Kusuma Bangsa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sampang Moh Amirudin, menambahkan momentum Hari Pahlawan harus terus digelorakan, terutama oleh generasi milenial. Generasi millenial terus didorong untuk lebih berperan.

“Terutama mahasiswa sekarang sebagai generasi millenial agar mengambil pelajaran dari pahlawan kemerdekaan, terus menimba ilmu setinggi-tingginya dan bisa berkontribusi terhadap bangsa ini, menjaga Pancasila dan NKRI,” singkatnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.