Pamekasan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103 tahun 2018 di Kabupaten Pamekasan akan segera berakhir setelah sebulan lamanya digelar. Seluruh prajurit TNI dan Polri yang tergabung dalam satgas TMMD akan kembali ke kesatuan markasnya masing-masing.

Kepala Desa Pasanggar, Abd. Hadi mengatakan keberadaan prajurit TNI selama hampir empat minggu di Desa Pasanggar sungguh sangat bermanfaat bagi warga. Banyak pekerjaan fisik yang berhasil dilakukan, seperti pembuatan jalan, bedah rumah, pembuatan bronjong dan kegiatan fisik lainnya.

“Dalam gotong-royong antara prajurit TNI dan warga yang tidak kenal lelah. Prajurit TNI dan warga bekerja keras bersama siang dan malam,” katanya.

Menurutnya, warga Desa Pasanggar sebelumnya tidak pernah bermimpi bisa tinggal serumah dengan tentara. Warga tidak merasa terbebani dan kerepotan dengan kehadiran prajurit TNI selama program TMMD berlangsung.

“Ini membuktikan bersama TNI, warga dapat membangun desa, baik sarana prasarana fisik yang dapat meningkat perekenomian warga maupun sarana tempat ibadah” ungkapnya.

Sementara itu Komndan SSK Kapten Cba Guntur menyebutkan, saat ini TMMD Ke-103 hampir selesai dan seluruh program sudah terlaksana sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Tinggal menghitung beberapa hari saja, karena kurang dari seminggu kegiatan ini akan segera ditutup,” imbuhnya.

Ptogram dan kegiatan TMMD Ke-103 hingga saat ini terus dikerjakan dengan semangat bergotong-royong, baik prajurit maupun warga masyarakat desa setempat.

Rilis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.