Plt Kepala BKPSDM Sampang Abd Hannan dalam memantau tes SKD penerimaan CPNS. (BKPSDM for MM).

Sampang, (Media Madura) – Sedikitnya ada 53 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Sampang langsung dinyatakan gugur. Hal itu diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang Abd Hannan.

Dia mengatakan, puluhan pelamar CPNS itu gugur lantaran absen atau tidak hadir tanpa pemberitahuan saat mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) penerimaan CPNS yang berlangsung sejak 31 Oktober hingga 3 November 2018 bertempat di SMK Negeri 1 Sampang Jalan Suhadak.

“Dari 1.517 pelamar CPNS saat tes SKD dihadiri 1.464 pelamar, artinya 53 pelamar absen atau tidak hadir tanpa pemberitahuan berarti didiskualifikasi,” ungkap Hannan dibalik telepone, Senin (5/11/2018).

Menurutnya, 53 orang itu berasal dari seluruh formasi CPNS. Hasil pelaksanaan tes SKD selama empat hari tersebut akan dilaporkan kepada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Hannan mengatakan, setelah tes SKD selesai, bagi yang lolos akan mengikuti tes kembali yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Jadwal SKB sendiri menunggu informasi dari pemerintah pusat.

“Sebelum tahapan itu kami akan mengumumkan peserta yang lolos tes SKD, selanjutnya ikut tes SKB, tapi semua keputusannnya kewenangan Panselnas, kita hanya nunggu jadwal dari pusat,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, sesuai aturan peserta seleksi CPNS diambil peringkat tiga teratas dari masing-masing formasi. Tak hanya itu, dia menghimbau kepada para pelamar abdi negara agar menunggu dengam sabar pengumuman Panselnas.

“Semoga bisa menunggu dengan sabar, kita sudah melaksanakan tes dengan lancar tidak ada kendala sedikit pun sehingga nanti sesuai harapan semua,” tutupnya.

Sekedar diketahui, ujian yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dibagi menjadi empat sesi. Pelaksanaan tes dimulai pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Untuk total kuota formasi CPNS di Sampang ada 285 orang, rinciannya 203 orang untuk honorer K-2, 3 orang untuk cum laude, 1 orang disabilitas, dan sisanya untuk jalur umum.

Sedangkan jumlah pelamar mencapai 1.605 orang. Pendaftar paling banyak formasi dari honorer K-2 guru dan tenaga kesehatan.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.