Pelabuhan Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang belum beroperasi hingga Sabtu (3/11/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Pelabuhan Taddan di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, hingga kini tak kunjung beroperasi. Sejauh ini kondisi pelabuhan hanya berbentuk hamparan tanpa adanya fasilitas penunjang seperti perkantoran. Sabtu (3/11/208).

Pelabuhan Taddan yang sudah dibangun sejak tahun 2009 itu, terus mendapatkan kucuran dana ratusan miliar. Namun, saat ini keberadaannya masih dijadikan arena bermancing. Tahun 2018 ini, pelabuhan kembali digerojok dana oleh Pemprov Jatim senilai Rp 8 Miliar untuk pembangunan pelabuhan.

Catatan mediamadura.com, kucuran dana pembangunan pelabuhan Taddan sampai tahun 2017 sudah menghabiskan anggaran bersumber dari APBN sebesar Rp 234 miliar.

Rinciannya, kucuran dana sejak tahun 2012 secara bertahap, pertama pembangunan pelabuhan dengan biaya sebesar Rp 10 miliar, kedua kucuran dana mencapai Rp 32,5 miliar, tahap ketiga pembangunan pelabuhan itu mendapat kucuran dana sebesar Rp 33 miliar, dan tahap keempat kucuran sebesar Rp 40 miliar.

Sedangkan, di tahun 2013 kembali mendapat kucuran sebesar Rp 5,4 miliar. Serta, di tahun 2014 sebesar Rp 40 miliar, dan tahun 2015 mencapai Rp 30 miliar, dilanjutkan di tahun 2016 Rp 19 miliar, dan terakhir di tahun 2017 sebesar Rp 19 miliar.

Kepala KUPP Kelas II Branta Edy Kiswanto, mengatakan saat ini proyek yang menggunakan dana dari provinsi jawa timur itu sedang dikerjakan oleh pelaksananya. Menurut dia, salah satu kendala menyebabkan pelabuhan Taddan tak beroperasi adalah tidak ada ijin operasionalnya.

“Ijin tersebut sepertinya sengaja tak dikeluarkan oleh Pemprov Jatim, karena kami sudah melengkapi semua persyaratan untuk memperoleh ijin operasional, ini juga sudah dilakukan oleh pimpinan sebelum dirinya menjabat di KUPP Kelas II Branta, kami tentu kecewa, karena ini pelabuhan yang cukup strategis untuk dikembangkan,” ungkap Edy Kiswanto.

Edy menuturkan, jika tidak dioperasikan, pelabuhan yang sudah menghabiskan uang Negara cukup besar itu akan rusak. Dengan begitu, uang Negara yang digunakan untuk pembangunan pelabuhan Taddan akan sia-sia.

”jika ijin tetap tidak keluar, maka kami akan mengoperasikan pelabuhan Taddan dengan dasar itu,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya berharap supaya Pemprov Jatim segera mengeluarkan ijin operasional pelabuhan Taddan. Sebab, masyarakat di sekitar pelabuhan utamanya di Kecamatan Camplong sering mempertanyakannya.

”Salah satu pelabuhan strategis di pulau Madura iya pelabuhan Taddan ini, jika ini sudah beroperasi, jelas akan mendongkrak perekonomian di Madura,” pungkasnya.

Terpisah, anggota Komisi II DPRD Sampang Syamsuddin juga berharap supaya pelabuhan tersebut bisa segera dioperasikan. Menurut dia, pelabuhan Taddan memberikan banyak harapan kepada masyarakat di Camplong dan Kabupaten Sampang pada umumnya.

”Pelabuhan Taddan harus bisa dijadikan sebagai pelabuhan jujukan di pulau Madura,” singkatnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.