Sumenep, (Media Madura) – Puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dideportasi dari Malaysia lantaran diduga ilegal.

Berdasarkan data di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumenep, ada sebanyak 41 TKI yang dideportasi, dan 38 orang di antaranya merupakan warga Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

“Sampai Oktober ini, data yang ada di kami sudah ada 41 orang TKI ilegal yang dideportasi,” kata Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Sumenep, Chairul Saleh, Jumat (2/11/2018).

Dari data itu, Saleh tak menampik jika daerah Kepulauan masih menjadi wilayah yang paling banyak menyumbang TKI Ilegal.

Menurutnya, mereka rata-rata berangkat menggunakan jasa tekong atau dengan cara memakai visa kunjungan, setibanya di sana mereka bekerja secara sembunyi-sembunyi.

“Setiap kami melakukan sosialisasi, kami sampaikan ke para TKI ini agar lewat Disnaker atau kerja di sini saja, kami memiliki program pelatihan kerja, bahkan juga kita arahkan pada program transmigrasi,” ucapnya.

Namun, meski pihaknya sering melakukan sosialisasi dengan menggandeng pihak terkait, masih banyak warga yang tergiur iming-iming para calo.

“Kami berharap ke depan TKI ilegal ini bisa diminimalisir, agar ketika tiba di negara orang bisa kerja dengan tenang,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.