Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menemui pendemo di halaman Pemkab setempat. Foto : Zubaidi

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Baddrut Tamam menemui pendemo dengan menggunakan baju adat. Dengan gaya santai bupati muda ini memilih duduk lesehan dan membuat pendemo akhirnya ikut duduk. Kamis (1/11/2018) pagi.

Dalam aksi aktivis yang digelar di halaman Pemkab Pamekasan ini, mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini mengajak peserta aksi untuk menyanyikan lagu Iwan Fals yang berjudul Orang Pinggiran.

Setelah orator aksi menyampaikan tuntutannya bupati yang didampingi sejumlah kepala OPD dengan akrab mengajak berkenalan sejumlah peserta aksi tersebut.

Tidak hanya itu, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini secara bergilir menanyakan asal kampus serta cita-cita pendemo. Baddrut juga menanyakan berapa banyak buku yang telah dibaca.

Aksi ini digelar terkait adanya dugaan kompromi dalam pelaksanaan lelang pembangunan di LPSE Pamekasan.

Salah satu orator dalam aksi ini yakni Indra menuturkan, diduga ada kompromi dalam pelaksanaan lelang dengan kelompok-kelompok tertentu, baik proyek lelang ataupun penunjukan langsung.

“Ada indikasi orang dinas bermain dengan rekanan tertentu. Kami meminta saudara Bupati untuk menindak lanjuti ini,”katanya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam berjanji untuk menindak lanjuti tuntutan dari pendemo ini untuk memastikan adanya tudingan tersebut.

Sebekum demo tersebut Baddrut juga mengajak agar pada pendemo bubar dengan tertib bahkan mengingatkan agar tidak lupa untuk salat.

Reporter : Zubaidi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.