Pamekasan – Dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar di Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, seluruh satgas dari TNI diwajibkan menginap di rumah warga.

Program ini di era tahun 70-an program ini dikenal dengan ABRI Masuk Desa (AMD). Tujuannya adalah mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan atau daerah terpencil. Selain itu tujuan lainnya adalah salah satu upaya TNI membantu Pemerintah Daerah mensejahterahkan masyarakat.

Komando Distrik Militer (Kodim) 0826 Pamekasan selaku Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke 103 di Wilayah Kodim Pamekasan Letkol Inf Nuryanto menuturkan, selain upaya TNI dalam menjalin kekeluargaan dengan penduduk, juga memberikan kesempatan untuk saling bertukar pikiran.

“Selanjutnya memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa, serta mengantisipasi tentang munculnya bahaya Radikalisme,” katanya. “Tinggal bersama penduduk dimaksudkan agar kedekatan TNI dengan rakyat semakin kompak sehingga pelaksanaan kegiatan TMMD berjalan lancar,” sambungnya.

Dansatgas TMMD Ke-103 ini menegaskan, TNI berasal dari rakyat dan berjuang bersama rakyat, dan nantinya akan kembali pula bersama rakyat, maka diharapkan kegiatan-kegiatan TNI dapat diterimah masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Serda Joko P. yang telah menginap di salah-satu rumah penduduk di keluarga Hadi sejak TMMD resmi dibuka oleh Bupati Pamekasan.

“Kami dengan senang hati melaksanakannya untuk menginap di rumah warga, kami ikut merasakan kebersamaan layaknya sebuah keluarga,” urainya.

Rilis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.