Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam memberikan piagam penghargaan Adiwiyata Provinsi Jawa Timur kepada sejumlah lembaga pendidikan di bumi Gerbang Salam.

Pamekasan, (Media Madura) – Peringatan World Environment Day atau Hari Lingkungan Hidup Sedunia digelar Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, di Pendopo Agung Ronggosukowati, Rabu (31/10/2018).

Baddrut Tamam menyampaikan keinginannya untuk menjadikan kabupaten Pamekasan sebagai kabupaten sehat dan hijau.

“Kami berharap kabupaten Pamekasan menjadi kabupaten gren (hijau). Kabupaten yang sangat sensitif dan peduli dengan isu-isu yang akan mendorong langkah-langkah di bidang lingkungan hidup,” kata Baddrut Tamam, Rabu (31/10/2018).

Oleh karena itu, bupati muda ini akan selalu mendorong kebijakan-kebijakan yang ada agar kabupaten yang sehat bisa segera terwujud di wilayah itu.

“Karena kalau lingkungan kita bersih masyarakatnya akan sehat dan peduli lingkungan,” ungkapnya.

Mantan DPRD Jatim ini juga menyinggung soal semrawutnya penataan kota yang ada di jantung kota. Menurutnya, monumen Arek Lancor harus menjadi taman bermain yang bersih.

“Arek Lancor ini harus menjadi taman yang menggambarkan keindahan. Di sisi lain, informasi yang saya peroleh beberapa pedagang liar banyak di sana. Kami akan carikan alternatif terlebih dahulu di mana, serta kami pastikan dulu PKL ini asli dari Pamekasan atau orang luar, karena tugas Pemkab mendorong pertumbuhan ekonomi untuk seluruh masyarakat Pamekasan,” pungkasnya.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam juga memberikan piagam penghargaan Adiwiyata Provinsi Jawa Timur 2018 kepada sejumlah lembaga pendidikan di bumi Gerbang Salam.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.