Fabiano Beltrame memeluk Zah Rahan Krangar usai menjebol gawang PSM Makassar, Senin (29/10/2018).

Media Madura – Kapten Madura United, Fabiano Beltrame menyebut sosok penting di balik kemenangan Madura United atas PSM Makassar.

Laskar Sape Kerrab berhasil menggelontorkan tiga gol tanpa balas ke gawang Juku Eja pada pekan ke-28 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Senin (29/10/2018) malam.

Pemain asal Brasil itu tidak hanya sumringah timnya meraih sukses. Kemenangan timnya ia sebut berkat wejangan sang Presiden Klub, Achsanul Qosasi.

Sebelum pertandingan kontra PSM Makassar, AQ tampak menghadiri latihan Madura United, Minggu (28/10). AQ sapaan akrab Achsanul Qosasi hadir untuk memotivasi Slamet Nurcahyo dkk.

Setelah latihan berakhir, barulah AQ menyampaikan seluruh uneg-unegnya kepada seluruh skuad asuhan Gomes de Oliviera. Wejangan tersebut berlangsung cukup lama.

Pada intinya, AQ memberi suntikan semangat bangkit dan lupakan hasil minor di beberapa laga terakhir. AQ juga ingin melihat performa Madura United terus meningkat di sisa pertandingan.

Rupanya, wejangan tersebut betul-betul ditanamkan di benak seluruh pemain. Alhasil, Madura United sukses mengakhiri perlawanan pasukan Robert Alberts dengan kemenangan telak, 3-0.

“Saya fikir itu semangat. Dia (Achsanul Qosasi.red) punya kata-kata yang baik, bukan untuk menjatuhkan kita, tapi untuk kita bangkit. Dan hari ini (tadi malam.red) kita bisa raih tiga poin buat dia. Main bagus dan itu ending dari kita,” kata Fabiano usai pertandingan.

Karena itu, kemenangan ini, menurut pemain bernomor punggung 15, pantas dihadiahkan kepada sang presiden. “Itu kemenangan buat presiden kita,” ungkap esk pemain Persela Lamongan dan Persija Jakarta tersebut.

Kemenangan dari PSM Makassar membuat Madura United naik peringkat. Kini mereka mengoleksi 43 poin di posisi empat klasemen sementara.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.