Pesawat Komersil di Bandara Trunojoyo Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, M Syukri menyebut, penerbangan perintis ke kepulauan adalah salah satu harapan warga di saat transportasi laut kurang memadai.

Apalagi, menjelang liburan panjang pada Hari Raya Idul Fitri, transportasi udara itu akan menjadi solusi atas lonjakan penumpang kapal, sehingga ia mendesak transportasi udara segera diwujudkan.

“Kami sangat berharap tahun ini bisa terealisasi, apalagi misalnya bisa dimanfaatkan pada saat liburan lebaran nanti. Karena ada kabar bahwa akan dioperasikan bulan ini,” kata Syukri, Selasa (30/10/2018).

Politisi Partai Parsatuan Pembangunan (PPP) asal kepulauan ini menceritakan bagaimana perjuangan warga pulau saat pulang kampung pada mudik Idul Fitri, mereka harus berdesak-desakan di atas kapal, bahkan terkadang harus bermalam di Sumenep karena menunggu keberangkatan kapal ketika sudah overload.

“Kami sangat mengapresiasi ketika ada informasi bahwa dalam waktu dekat akan dioperasikan. Tentu ini akan menjadi angin segar bagi warga kepulauan,” terangnya.

Sementara itu, menurut informasi, penerbangan perintis dari bandara Trunojoyo ke lapangan terbang (lapter) di Pagerungan Besar Kecamatan/Pulau Sapeken telah selesai diverifikasi.

Hal itu dipertegas oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Sustono yang menyampaikan, runway di Pagerungan Besar saat ini tinggal penyelesaian tahap akhir.

“Harapanya, bulan Mei (tahun 2019) penerbangan perintis ke kepulauan beroperasi. Mudah-mudahan bisa benar-benar terealisasi dengan baik,” tandas Sustono singkat.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.