Dialog digelar komunitas motor BOM Pamekasan di hari ulang tahunnya ke-9

Pamekasan, (Media Madura) – Komunitas motor BeAT The Oreng Madhure (BOM) Pamekasan, Madura, kini berusia 9 tahun. Perayaan hari jadinya, dikemas sangat edukatif berupa dialog.

Komunitas motor BOM usianya genap 9 tahun pada 28 Oktober lalu. Digelar di Aula SMAN 2 Pamekasan.

Kegiatan tersebut mengajak beberapa delegasi pelajar di bumi Gerbang Salam tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Mereka mengundang Satlantas Polres Pamekasan yang dihadiri IPDA Sri Sugiarto dan perwakilan MPM Honda Jawa Timur, Fendrick Alam sebagai narasumber.

Tema yang diusung, ‘Pelajar Tertib Berkendara untuk Aman Berlalu Lintas’.

Dalam pemaparannya, IPDA Sri Sugiarto sangat fokus terhadap pentingnya keselamatan pengendara, utamanya siswa yang belum memiliki SIM karena masih di bawah umur.

Peserta safety riding jalani praktik menghindari cone

Menariknya, para peserta safety riding tidak hanya dicekoki teori saja. Praktik langsung diberikan kepada peserta setelah menerima teori tentang berkendara dengan baik.

Dalam praktiknya, oleh Fendrick Alam, peserta diajarkan melewati lintasan yang aturan mainnya tidak boleh menyenggol cone atau menurunkan kaki ketika melewati lintasan tersebut.

Itu artinya, dalam berkendara perhatiannya tidak hanya kepada si pengendara, tetapi juga kepada kondisi kendaraan yang tentunya layak untuk dikendarai.

Sementara bagi peserta yang mampu melakukan tes ride dengan baik mendapat hadiah menarik berupa godie bag dari MPM Distributor Honda.

Ketua Panitia, Rengga mengaku sangat sedikit komunitas motor yang mengemas hari jadinya dengan hal-hal yang bersifat edukatif. Apalagi, mau melibatkan para pelajar. Kegiatan seperti ini ditemukan langka di kancah komunitas atau klub motor mana pun.

“9 tahun anniversary BOM dengan mengadakan suatu kegiatan edukasi safety riding untuk kalangan SMA sederajat merupakan suatu hal yang langka,” katanya kepada mediamadura.com, Selasa (30/10/2018).

“Karena kebanyakan pada klub atau komunitas motor ketika anniversary mengadakan acara seremonial saja dengan mengundang beberapa klub atau komunitas motor lainnya,” imbuhnya.

Diyakini, kegiatan seperti ini yang akan dipandang positif oleh masyarakat. Masyarakat lambat laun juga bisa menghilangkan stigma buruk tentang geng motor, meskipun komunitas BOM bukan geng motor.

“Acara safety di kalangan pelajar sangat didukung baik oleh Satlantas maupun MPM Honda,” pungkas Rengga.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.