Kasi Pidsus Kejari Sumenep, Herpin Hadat.

Sumenep, (Media Madura) – Kepala Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, divonis ringan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya.

Atas dugaan korupsi Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) tahun 2017, Kades Kertasada, Diki Candra Permana hanya divonis 1 tahun penjara.

“Untuk kasus PTSL Kertasada sudah inkrah. Terdakwa divonis satu tahun penjara pada sidang Putusan 11 Oktober lalu,” terang Kasi Pidsus Kejari Sumenep, Herpin Hadat, Jumat (26/10/2018).

Menurut Herpin, terdakwa terbukti melanggar Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1991 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yakni menarik pungutan kepada pemohon PTSL.

“Selain kurungan, terdakwa juga wajib  membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan penjara,” terangnya.

Lebih lanjut, Herpin menerangkan, untuk denda keluarga terpidana telah membayar denda sebagaimana putusan Majelis Hakim tersebut. 

“Termasuk yang bersangkutan (terpidana) saat ini sudah dilakukan eksekusi dan ditahan di Rutan Sumenep,” ungkapnya.

Lalu, apakah kasus tersebut masih berpotensi menyeret nama lain, Herpin mengaku belum memastikan. Sebab, saat ini pihaknya belum menerima salinan putusan dari Pengadilan Tipikor Surabaya. 

“Saat ini, yang kami terima hanya petikan putusan saja, nanti kami pelajari salinan putusannya,” tegas pria kelahiran Sumenep itu.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.