Proses evakuasi terhadap para korban oleh tim gabungan

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak tiga mayat diduga nelayan asal Probolinggo, Jawa Timur kembali ditemukan di perairan Kabupaten Pamekasan, Madura oleh tim gabungan, Kamis (25/10/2018) pagi.

Penemuan mayat yang belum teridentifikasi itu di lokasi berbeda. Satu di antaranya di sekitar kilang minyak oyong milik PT Santos oleh Kapal Tag Boat AMT Tegap Jaya warna biru, yang kemudian dibawa ke pelabuhan Branta Pesisir. Satunya lagi, ditemukan di perairan Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan.

“Pagi ini, ada tiga mayat yang ditemukan, satu langsung dibawa ke Probolinggo oleh nelayan sana, duanya ada di RSUD (Pamekasan),” kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan, Budi Cahyoni.

Kedua mayat yang masih berada di RUSD Pamekasan tersebut diyakini oleh Budi merupakan 2 di antara 8 korban tenggelamnya Kapal Motor Cahaya Bahari beberapa hari lalu.

Dengan demikian, jumlah korban yang ditemukan di perairan Pamekasan sudah empat korban

“Satu korban sudah ditemukan di pantai Jumiang atas nama Rohim warga Mayangan, Kota Probolinggo dalam keadaan meninggal dunia pada hari Minggu 21 Oktober 2018 lalu,” tambahnya.

Kapal Motor Cahaya Bahari Jaya di tumpangi oleh sebanyak 8 orang. Kapal tersebut dinahkodai oleh Windi dengan Anak Buah Kapal (ABK), masing-masing Wahyu, Samsul, Rohim, Iwan, Giman, Marwan dan Tomi.

“Ia berangkat mencari ikan menuju perairan Paiton, pada hari Jumat tanggal 19 Oktober 2018 sekitar jam 19.00 WIB lalu,” urai Budi.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.