Daun kering terbakar saat diletakkan di atas tanah mengandung bara api

Sumenep, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hingga kini belum bisa memastikan penyebab munculnya bara api dari tanah yang menimbulkan hawa panas di Desa Kalianget Barat.

Pihak Bagian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemkab Sumenep belum bisa memastikan lantaran belum ada hasil penelitian dati Bandan Geologi Bandung.

“Untuk pastinya kami menunggu hasil identifikasi dan penelitian Badan Geologi Bandung. Jadi, untuk sementara kami belum bisa memberikan keterangan apa-apa,” ujar Kabag ESDM, Abd. Kahir.

Namun, kata Kahir, berdasar cerita masyarakat setempat ada dugaan titik keluarnya apa di atas tanah milik Siti Fatimah dulu merupakan tempat pembuangan limbah batubara ketika zaman penjajahan untuk produksi garam.

“Konon limbah batubara yang dibuang di lokasi itu cukup banyak, sehingga sekarang mengeluarkan api dan hawa panas,” tuturnya.

Tetapi, sambung Kahir, hal itu masih bersifat dugaan sementara. Untuk kepastian penyebab dari fenomena itu pihaknya masih menunggu hasil penelitian secara ilmiah.

“Melalui Bupati kita sudah berkirim surat ke Badan Geologi Bandung, kami juga sudah mencatat indikasi-indikasi sebagai patokan kondisi tanahnya,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.