Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto bersama Kapolres dan Dandim 0828 memeriksa kesiapan personil pengamanan PSU Pilkada dalam apel pasukan di lapangan Wijaya Kusuma, Kamis (25/10/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kepolisian Resor Sampang, Madura, Jawa Timur, siap mengamankan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 27 Oktober mendatang. Tak tanggung-tanggung, tujuh ribu personel keamanan dikerahkan.

Ribuan personel gabungan TNI dan Polri ini akan mengamankan 1.450 TPS yang tersebar di 186 Desa/Kelurahan di 14 Kecamatan se Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman, mengatakan kesiapan pengamanan PSU dan pengitungan Pilkada Sampang itu telah diawali dengan apel gelar pergeseran pasukan operasi mantap praja semeru 2018.

“Pengamanan PSU dikerahkan tujuh ribu personel gabungan, rinciannya lima ribu Polri dan dua ribu TNI,” kata Budhi usai memantau kesiapan pasukan di lapangan Wijaya Kusuma, Kamis (25/10/2018).

Budhi menjelaskan, pola pengamanan di setiap TPS saat hari pencoblosan dijaga personel pengamanan yaitu dua polisi dan satu TNI. Kemudian, untuk TPS yang dianggap rawan, pola pengamanannya bisa melebihi dari tiga personel.

“Nanti pengamanan di TPS rawan ini bisa lebih dari tiga personel, bisa sampai 10 personil,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, mulai hari ini personel pengamanan akan dikerahkan untuk mengawal pengiriman kotak suara dan menuju ke masing-masing TPS.

Pantuan di lapangan, apel gelar pasukan itu dipimpin langsung oleh Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto. Dihadiri, seluruh Camat, dan Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif.

Pada kesempatan itu, Jonathan menyampaikan pengamanan ini merupakan bentuk sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menghadapi PSU Pilkada Sampang. Sehingga diharapkan pesta demokrasi tersebut bisa dilaksanakan dengan damai dan kondusif.

“Kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan hak konstitusinya dengan datang ke TPS yang gembira, jaga suasana ini yang baik agar nanti tetap kondusif,” jelasnya.

Selain itu, beberapa hal yang ditekankan Jonathan kepada personel keamanan. Dia meminta, para personil untuk menyiapkan mental yang dilandasi dengan komitmen, moral, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab. Lalu, laksanakan tigas dengan ikhlas, profesional, arif dan bijaksana.

“Memperdayakan sarana dan prasarana melalui apel ini guna menunjang keberhasilan pengamanan, jangan lupa untuk menjaga kondisi kesehatan agar bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya, terakhir untuk jaga kearifan lokal dan memelihara keharmonisan serta membangun komunikasi dengan warga yang akan menggelar PSU ini,” tutur Jonathan saat memberikan sambutan.

Sementara, Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif yang dihubungi mediamadura.com, menyatakan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan PSU sudah dilakukan. Termasuk pergeseran logistik berupa kotak suara menuju ke kecamatan.

“Persiapan pelaksanaan PSU sudah 100 persen ready, sejak kemarin proses pengiriman formulir model C6 juga sudah, apalagi kotak suara sudah digesee ke kecamatan,” terang Syamsul.

Dirinya berharap, dengan dikerahkannya ribuan personil pengamanan ini PSU Pilkada berjalan aman, lancar, dan kondusif. Serta tidak ada lagi pola pikir yang negatif dalam pelaksanaan nanti.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.