Anggota Bapemperda DPRD Sampang Amin Arif Tirtana, Rabu (24/10/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Hingga memasuki semester kedua tahun 2018, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang berhasil menetapkan tujuh Peraturan Daerah (Perda) dari target 14 Rancangan Perda (Raperda) yang direncanakan.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sampang, Amin Arief Tirtana, mengungkapkan dari tujuh Perda yang disahkan salah satunya Perda tentang APBD dan Pertanggungjawaban Bupati Sampang.

“Raperda yang krusial saja yang kita sahkan, ada tujuh Perda dari target 14 Raperda,” kata Amin, Rabu (24/10/2018).

Amin menuturkan, untuk Raperda yang belum disahkan masih dalam tahap pembahasan sampai menjelang akhir tahun ini. Seperti Raperda Pariwisata, dan Raperda BUMD.

“Saat ini Raperda itu masih digodok di parlemen, kemungkinan besar ada sembilan Raperda yang akan segera disahkan dalam waktu dekat,” janji Politisi PPP itu.

Amin menambahkan, ada salah satu Raperda yang dalam proses konsultasi dengan biro hukum pemerintah provinsi jawa timur (Pemprov Jatim) tentang Madrasah Diniyah. Namun demikian, Raperda tersebut kecil kemungkinan tidak bisa disakan tahun ini.

“Raperda Madrasah Diniyah mungkin dirampungkan tahun depan, karena saat ini akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan biro hukum,” ujarnya.

Melesetnya lima Raperda yang belum dirampungkan tersebut salah satunya dikarenakan hanya sebatas rencana dan dinilai belum diperlukan saat ini oleh Pemkab Sampang, bahkan ada sejumlah Raperda yang memerlukan kajian ulang.

“Artinya ada perda yang diprioritaskan dan ada pula yang masih dalam pertimbangan untuk disahkan tahun ini,” imbuhnya.

Dirinya berharap pemerintah eksekutif dan legislatif bersinergi dan memperkaya inisiatif untuk memberikan perlindungan hukum oleh Pemkab Sampang dalam menjalankan roda pemerintah yang akan datang.

“Semakin banyak perda yang disahkan, maka payung hukum terhadap berjalannya roda pemerintah terus
berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.