Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dimulai dari pantai Jumiang Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI-Polri terus melakukan pencarian terhadap korban KM Cahaya Bahari Jaya yang tenggelam di perairan Probolinggo beberapa waktu lalu.

Kepolisian Sektor (Polsek) dan Komando Rayon Militer (Koramil) Pademawu, dan BPBD Pamekasan, Madura, Jawa Timur melakukan penyisaran dimulai dari pantai Jumiang.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan pencarian tetap dilakukan untuk memastikan adanya korban lain di perairan Pamekasan, setelah ditemukannya satu korban atas nama Rohim, warga Mayangan, Kota Probolinggo dalam keadaan meninggal dunia di pantai Jumiang pada Minggu (21/10/2018).

“Kami menyisir perairan Pamekasan untuk memastikan ada atau tidaknya korban lain,” kata Budi Cahyono, Selasa (23/18/2018).

Alasan pencarian dilakukan karena ada kabar dari nelayan bahwa di tengah laut perairan Pamekasan ada beberapa box ikan yang mengambang dan dikhawatirkan ada korbannya.

“Informasi ada box ikan dan di perairan Pamekasan. Sedangkan di perairan Sreseh kemarin ada tiga mayat mengambang, namun nelayan takut mau mengevakuasinya,” tutur Budi.

Dikabarkan, KM Cahaya Bahari Jaya ditumpangi sebanyak 8 orang. Kapal tersebut dinahkodai oleh Windi dengan Anak Buah Kapal (ABK) masing-masing Wahyu, Samsul, Rohim, Iwan, Giman, Marwan dan Tomi.

“Ia berangkat mencari ikan menuju perairan Paiton, pada hari Jumat tanggal 19 Oktober 2018 sekitar jam 19.00 WIB lalu,” tambahnya.

Hingga saat ini korban yang ditemukan masih satu orang, yaitu atas nama Rohim sedangkan tujuh lainnya masih dilakukan pencarian oleh tim.

Reporter: Ahmad Rifqi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.