Pamekasan, (Media Madura) – Salah satu pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur kecewa karena tidak lolos administrasi. Bahkan ia menuding Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat minim koordonasi.

Dikatakan oleh Fendi Nasution, ia dan beberapa rekannya telah mengikuti semua prosedur pendaftaran CPNS melalui portal SSCN, bahkan Fendi juga mengaku sudah menyetorkan berkas sesuai ketentuan yang diminta BKPSDM.

“Kami meminta kejelasan tentang ketidaklulusannya dalam administrasi pendaftaran CPNS. Karena kami sudah menyetorkan dan mengunggah berkas yang sudah jadi persyaratan tapi kok justru gagal di tahap administrasi,” katanya, Selasa (23/10/2018).

Jika persoalan masalah Surat Tanda Registrasi (STR) tidak terbaca oleh server, tambah Fendi, harusnya pihak BKPSDM memberikan informasi lanjutan, sebab di Kabupaten Sampang dan Sumenep itu ada pemberitahuan melalui whatsapp (WA).

“Hanya di Pamekasan yang terkesan tebang pilih, kami sudah memberikan nomor kontak agar pihak BKPSDM memberikan informasi semisal ada masalah terkait persyaratan yang tidak sesuai,” tuturnya.

Sementara Kepala BKPSDM Pamekasan, Lukman Hedi Mahdia mengaku sudah memverifikasi semua dokumen yang sudah diunggah oleh semua pelamar CPNS di Pamekasan sesuai dengan aturan main yang ada. Memang dokumen STR menjadi kendala bagi calon pelamar.

“Memang bagi yang bermasalah tidak diberi tahu via WA atau email tapi kami sudah memberitahukan melaui Website,” katanya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.