Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan (dok/mm)

Pamekasan, (Media Madura) – Rancangan peraturan daerah (Raperda) poligami di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur sebentar lagi masuk pembahasan.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Andi Suparto mengaku, raperda Poligami sudah berada di mejanya dan dalam waktu dekat akan dilakukan pembahasan internal.

“Judul perda Poligami sudah masuk tanpa penjelasan apapun dan akan dibahas di internal Bapemperda,” katanya, Senin (22/10/2018).

Ditambahkan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, pembahasan itu mengenai kaitannya dengan hukum Islam dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Kajian yang paling utama tidak bertentangan dengan hukum Islam, kemudian dampaknya,” tambah Andi.

Raperda usulan Ketua Komisi II DPRD itu Bisa diterima dan bisa tidak dilanjutkan “Bisa lolos bisa tidak tergantung hasil kajian nanti,” tuturnya.

Sementara pengusul raperda Poligami, Apik mengakui bahwa raperda ini mendapat banyak pengawalan dari masyarakat. Menurutnya, sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kemahasiswaan silih berganti datang menemuinya.

“Raperda ini memang muncul pro dan kontra namun banyak masyarakat yang menanyakan perkembangannya,” tuturnya.

Tambah Apik, saat ini sudah mempersiapkan rampungnya raperda itu hingga ditetapkan menjadi perda.

“Kami sudah persiapan berbagai kesiapan untuk menjadi perda,” tutup politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.