HSN 2018, ASN di Pamekasan mengenakan sarung saat kerja.

Pamekasan, (Media Madura) – Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), karyawan di BUMD dan BUMN di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur selama tiga hari akan mengenakan pakaian sarung ala santri.

Tampak ASN mengenakan bawahan sarung dan atasan baju batik di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Pamekasan. Beberapa ASN dan pegawai dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas tampak kenakan sarung lengkap dengan peci warna hitam.

“Ini bentuk menyemarakkan hari santri nasional tahun ini, tiga hari ASN disini (Sekwan) akan sarungan,” kata salah satu ASN di DPRD, Munir Yadi, Senin (22/10/2018).

Munir menambahkan, bukan hanya ASN yang mengenakan pakaian ala santri itu, melainkan semua anggota DPRD juga memakai sarung.

“Sesuai edaran bupati, ASN akan sarungan selama tiga hari,” tambah Munir.

Menurut Ismail, anggota DPRD Pamekasan, sarungan ala santri saat masuk kerja merupakan pengalaman yang tidak bisa dilupakan.

“Resolusi Jihad, meski bersarung tapi tetap bekerja ini merupakan perjuangan kok,” kata pria yang juga pembina GP Ansor Pamekasan itu.

Reporter: Rifqi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.