Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Taufikurrahman

Pamekasan, (Media Madura) – Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2018 naik menjadi Rp 172 miliar dari sebelumnya Rp 165 miliar. Itu artinya, ada peningkatan sebesar Rp 7 miliar.

“Hal itu sudah disepakati oleh DPRD Pamekasan pada pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK),” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Taufikurrahman, Senin (20/10/2018).

Dijelaskan Taufik, hingga kini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo Pamekasan, tercatat sebagai penyumbang PAD tertinggi tahun ini. Di sektor lain, ada Pajak Bumi dan Bangunan serta Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Nilai pendapatan yang ditargetkan pada RSUD sebesar 41 persen dari total target PAD Pamekasan, karena dari sektor tersebut yang selalu paling tinggi perolehannya,” katanya, Senin (22/10/2018).

Taufik optimistis nilai PAD yang dibebankan tersebut bisa terealisasi sesuai harapan. Namun, Taufik mengaku belum bisa membeberkan secara detail realisasi PAD tahun ini dengan alasan beberapa hal.

“Kami belum bisa menyebutkan nilainya karena masih tahun berjalan, dan harus lihat data pastinya di kantor, biar tidak salah,” pungkasnya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.