Ilustrasi / google

Pamekasan, (Media Madura) – Nahas menimpa gadis berusia 18 tahun, warga Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Gadis ini diperkosa oleh teman yang baru dikenalnya melalui jejaring media sosial Facebook.

Melalui perbincangan di facebook, gadis ini sering diajak ketemuan oleh pemuda yang ternyata juga satu daerah, namun menolak dengan bermacam alasan.

“Saya sering diajak ketemuan oleh pelaku, tapi selalu saya tolak,” katanya, Sabtu (20/10/2018).

Beberapa hari kemudian, pelaku yang diketahui bernama Haris itu kembali mengajaknya di dekat Asta Batuampar, tanpa curiga gadis ini menemuinya, hingga akhirnya ia dibawa jalan-jalan ke lokasi wisata di Kecamatan Omben, Sampang.

“Saya mulai curiga karena saya dibawa ke tempat sepi, lalu saya mengajak pulang namun tidak didengarkan,” tambahnya.

Kecurigaan gadis ini benar, Haris tiba-tiba menariknya ke semak-semak dan memaksan berhubungan badan, namun ditolak. Karena fisiknya kalah kuat akhirnya tindakan pemerkosaan terjadi. Peristiwa pemerkosaan ini terjadi pada Selasa 9 Oktober 2018.

“Saya sempat pingsan, setelah saya sadar pakaian saya sudah banyak darahnya,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Setelah peristiwa itu, gadis malang ini menceritakan pada keluarganya, keesokan harinya, pada Rabu (10/10/2018) peristiwa ini dilaporkan ke Mapolres Pamekasan.

“Kami minta Polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan itu, sebab pelaku hingga kini masih berkeliaran. Kalau tidak ditangkap kemungkinan akan banyak kejadian serupa,” kata Adim, kaka Korban.

Sementara Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo menyatakan, kasus itu saat ini tengah dalam penyelidikan oleh tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). Pelaku dipastikan akan di tangkap jika menemukan alat bukti yang cukup.

“Jika sudah menemukan dua alat bukti pelaku pasti di tangkap, saat ini dalam proses lidik,” katanya singkat.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.