Media Madura-

Sinyal positif dari bisnis properti dapat dikatakan justru menurun pada semester awal 2018. Dibuktikan oleh Survei Harga Properti Residensial di Pasar Primer yang dirilis Bank Indonesia pada triwulan II 2018 memperlihatkan pertumbuhan lebih rendah (-0,08%) dibanding triwulan I 2018 yang mencapai 10,55 %. Adapun sektor yang mengalami penurunan penjualan yakni pada rumah tipe sedang dan tipe besar, dengan pertumbuhan yang masih terjadi pada rumah tipe kecil.

Secara garis besar, kondisi perekonomian Indonesia yang disinyalir sedikit krisis akibat turunnya nilai mata uang (depresiasi) rupiah terhadap dolar merupakan salah satu faktor yang menyebabkan turunnya penjualan properti. Kondisi ini juga terkait dengan sudah dimulainya tahun politik menjelang pemilihan presiden yang dihelat pada April 2019. Kedua faktor ini secara tidak langsung membuat kondisi market penjualan properti wait and see, meskipun sebenarnya minat pembelian para pencari properti masih tergolong banyak.

Bagi masyarakat yang berprofesi dan bergerak dalam sektor penjualan properti, kondisi market seperti ini tentu menyulitkan penjualan properti. Menanggapi kondisi market tersebut, terdapat tips yang dapat digunakan untuk tetap mengoptimalkan penjualan properti dari masyarakat yang bergerak dalam jual beli properti.

Mengutip tips sukses menjual properti dari Lisa Kuntjoro, pakar penjualan properti dan Assistant Associate Vice President ERA Home Indonesia yang telah berkecimpung dalam bisnis properti selama 30 tahun, terdapat 3 tips utama menjual properti dengan cepat yang ia paparkan.

Fokus

Menurut Lisa, yang dimaksud fokus adalah keyakinan menjual berdasarkan target yang konkrit. Ia mengatakan, untuk mencapai konsep ‘fokus’ dalam penjualan, seorang penjual harus memulainya dengan menentukan target penjualannya yang konkrit. Konkritnya target yang dibuat oleh para agen dapat berarti jumlah unit yang dipasarkan ataupun timeline penjualan.

Paham Produk

Mengetahui produk merupakan sebuah keharusan dan hal yang tak bisa terbantahkan untuk anda yang ingin menjual properti. Semakin detail produk yang dikuasai oleh agen, baik dari legalitas hingga fasilitas yang didapatkan calon konsumen, secara langsung akan berdampak kepada pemahaman dari calon konsumen terkait produk yang dijual. Pada hakikatnya seorang agen memiliki misi untuk menyampaikan segala informasi A sampai Z tentang properti secara transparan. Bagi seorang agen atau broker, Lisa mengatakan, pemahaman produk secara detail akan sangat membantu untuk membuat kesan baik tidak hanya dari properti yang dijual namun juga kepada pribadi agen. Lisa menyarankan bagi para agen yang terlibat dalam penjualan sebuah produk properti untuk selalu mengikuti beragam acara product knowledge dan update pembangunan dari pengembang guna menambah kedetailan pemahaman produk

Komunikasi Langsung

Meskipun cara ini tergolong konservatif, bertemu dan menjelaskan langsung dengan calon konsumen merupakan cara yang paling ampuh untuk mempercepat waktu visit (datang ke site project) hingga tahap closing. Ia menyarankan seorang agen harus meningkatkan aura positif dan hal positif melalui skill komunikasi yang baik serta pemahaman produk secara detail.

Untuk melancarkan dan mengefektifkan penjualan  menjadi lebih cepat, agen atau masyarakat yang bergerak dalam jual beli properti dapat menggunakan jasa portal properti online. Hal ini didasarkan banyaknya populasi masyarakat Indonesia yang mencari properti dengan menggunakan internet. Melihat dari tren pencarian di google, rata-rata para pencari properti diketahui telah mencapai pencarian spesifik mulai dari jenis properti, harga maupun wilayah bermukim yang diinginkannya bahkan hingga menggabungkan beberapa elemen tersebut. Misalnya saja seperti konsumen yang ingin mencari harga apartemen dijual yang berlokasi di Jakarta Barat, para calon konsumen tinggal mengetik kata harga apartemen di Jakarta Barat.

(*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.