Videotron (dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Dua videotron yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, Madura, Jawa Timur sampai saat ini belum mampu memenuhi target pendapatan anggaran daerah (PAD) yang ditentukan.

Dikatakan oleh Kepala Diskominfo Pamekasan, Bahrun, videotron yang terpasang di dua titik, yakni di kawasan Arek Lancor dan Jalan Jokotole karena sepi pemasang iklan.

”Tinggal dua bulan, kok rasanya tidak akan mencapai target. Lihat saja di sana iklannya sepi,” katanya, Jumat (19/10/2018).

Sikap pesimis Bahrun, lantaran masyarakat atau pengusaha dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang menyewa videotron itu sangat minim. PAD dari videotron tersebut ditarget Rp 10 juta setahun.

“Untuk mencapai target, kami sudah melakukan berbagai usaha. Salah satunya, promosi kepada masyarakat,” tambahnya.

”Perbup membolehkan untuk komersial. Sudah dibuka untuk umum dan OPD,” sambung Bahrun.

Pria berkumis itu menjelaskan, hitungan bayarnya pemasangan iklan di videotron per menit. Di kawasan Arek Lancor biaya iklan per menit sekitar Rp 5.500. Sementara di Jalan Jokotole biaya per menitnya Rp 3.500.

”Harganya sesuai letak strategis tempat videotron tersebut. Sekali memasang minimal tayang tiga kali,” tandas Bahrun.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.