Sampang, (Media Madura) – Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama (Kemenag) Sampang, Ach Makky mengungkapkan kebutuhan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berstatus PNS di wilayahnya itu masih belum terpenuhi. Untuk itu, selama ini hanya memanfaatkan guru non PNS atau honorer untuk mengajar ke lembaga sekolah.

“Kita kekurangan guru PAI berstatus PNS di Sampang mencapai 211 tenaga pendidik baik tingkat SD, SMP, MA, dan SMA/SMK,” katanya, Kamis (18/10/2018).

Dijelaskannya, saat ini guru PAI PNS tercatat 357 orang tersebar di 611 lembaga sekolah di Sampang. Jumlah itu belum dikurangi jumlah guru yang akan memasuki masa pensiun.

“Tahun ini saja ada 12 orang mau pensiunan, jadi memang sangat minim apalagi guru bagi wilayah pantura,” ujarnya.

Ach Makky menerangkan, pihaknya tidak mempunyai kewenangan untuk mengajukan penambahan guru karena sepenuhnya kewenangan Pemkab Sampang.

“Kami hanya melakukan pendataan dan pembinaan guru, meski disini banyak guru pengajar PAI banyak yang tidak berstatus PNS, kami jamin semua guru bisa mengajarkan materi pelajaran dengan baik karena mereka mayoritas sarjana PAI,” tuturnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.