Polisi menunjukkan barang bukti

Pamekasan, (Media Madura) – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan berhasil mengungkap dua kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dengan menangkap lima tersangka penyalahgunaan narkoba.

Sebanyak 8,04 gram sabu dan perangkat alat hisap serta sebilah senjata tajam jenis celurit diamankan.

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo menjelaskan kelima tersangka tersebut berstatus satu sebagai bandar satu pengedar dan tiga sebagai pemakai.

Menurutnya penangkapan pertama di lakukan pada hari Rabu (17/10/2018) sekira pukul 00.30 WIB di dalam sebuah rumah di desa Debuan. Dengan dua tersangka Siri (36) asal Dusun Kwanyar Desa Debuan Kecamatan Tlanakan sebagai bandar. Dan Sukirah (39) alamat yang sama berstatus sebagai Pengedar.

“Dari keduanya kami berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 7,65 gram Sabu. Saat dilakukan penangkapan, satu tersangka yaitu Sukira melakukan perlawanan menggunakan sajam berupa celurit,” terang Teguh Wibowo, Kamis (18/10/2018).

Sementara itu penangkapan berikutnya dilakukan pada hari Rabu (17/10/2018) sekira pukul 21.45 WIB di dalam lapas Klas IIA Pamekasan. Tiga tersangka masing-masing Ganjar Teja Sasmita Asal Jl Ketintang Surabaya, Ferry Herliyanto asal Kemayoran Budidayan 1/5 Krembangan Surabaya, dan Ainol Yaqin Jl Kenjeran Surabaya.

“Ketiganya saat ini berstatus sebagai napi di klas IIA Pamekasan. Mereka ditangkap oleh petugas napi di dalam kamar nya lalu diserahkan kepada kami. Dari Ketiganya diamankan BB sabu seberat 0,39 gram serta seperangkat alat hisap,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Lapas Klas IIA Pamekasan Muhammad Hanafi membenarkan adanya penangkapan ketiga napi tersebut.

“Narkoba ini kami temukan di dalam tempat sampah. Lalu kita lakukan pengembangan dengan mengeledah sebuah kamar dan tiga penghuni. Saat dilakukan penggeledahan kita menemukan klip sabu beserta alat hisap sabu yang masih utuh atau belum digunakan. Lalu kami langsung serahkan penemuan ini ke polisi supaya ditindaklanjuti,” ucapnya.

Menurutnya dirinya akan selalu melakukan operasi ke setiap kamar napi klas IIA Pamekasan untuk mencegah peredaran barang haram di dalam lapas setempat.

“Penggeledahan akan selalu kami tingkatkan baik pengunjung dan penghuni lapas sendiri,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.