Rumah warga di Sumenep rusak akibat gempa.

Sumenep, (Media Madura) – Data kerusakan akibat gempa bumi Situbondo dengan kekuatan 6,4 SR di Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, Jawa Timur terus bertambah. 

Data terbaru menyebutkan, bangunan rusak sudah mencapai 970 unit, dengan perincian 613 rusak ringan, 221 rusak sedang dan 136 rusak berat. Sementara, kerugian materil ditaksir mencapai Rp. 12.787.500.000.

“Laporan yang masuk ke kami bertambah, menjadi 970 rumah yang rusak akibat gempa,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rahman Riadi, Kamis (18/10/2018).

Rahman menjelaskan, bangunan yang rusak tersebut tersebar di 10 desa, yakni Desa Prambanan, Pancor, Nyamplong, Gendang Timur, Gendang Barat, Karang Tengah, Gayam, Jambuwir, Kalowang, dan Desa Tarebung.

“Data tersebut belum final, karena kerusakan rumah dibagi terhadap tiga kriteria untuk mendapatkan bantuan pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, rumah dikategorikan rusak ringan apabila tingkat kerusakannya mencapai 30 persen, untuk kerusakan sedang apabila tingkat kerusakannya mencapai 45 persen, dan rusak berat apabila kerusakannya mencapai minimal 75 persen.

“Maka dari itu, data yang baru ini masih akan kami evaluasi lagi. Kami tidak ingin bantuan yang akan kami berikan sampai salah sasaran. Sehingga ada pihak lain yang dirugikan,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.