Rapat pleno terbuka penetapan DPTHP PSU di aula kantor KPU Sampang Jalan Diponegoro, Selasa (16/10/2018) pukul 19.00 WIB. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – KPU Sampang, Madura, Jawa Timur, sudah menetapkan daftar pemilih tetap hasil perubahan (DPTHP) pada pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Sampang sebanyak 767.032 pemilih. Jumlah ini meliputi 377.998 pemilih laki dan 389.034 pemilih perempuan.

“Sudah ditetapkan DPTHP PSU Sampang 767.032 pemilih dengan jumlah 1.450 TPS dari 186 Desa/Kelurahan,” kata Divisi Tekhnis Penyelenggara KPU Sampang Addy Imansyah usai rapat pleno terbuka, Selasa (16/10/2018) malam.

Addy menuturkan, jumlah DPTHP PSU itu ada pengurangan sebanyak 36.467 dari DPT sebelumnya 803.499 pemilih. Pengurangan itu diakuinya cukup signifikan. Khusus untuk jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) berkurang 41.487. Tapi pemilih baru ada tambahan sebanyak 5.020.

“Rata-rata TMS ini diantaranya ada pemilih yang meninggal, pindah domisili, terdeteksi ganda identik, jadi kita eksekusi karena bukan soal valid dan logis melainkan untuk mewujudkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggung jawabkan,” jelas Addy.

Dijelaskan Addy, pihaknya selama proses tersebut sudah terbuka dengan melibatkan semua pihak terutama tim paslon, mulai dari validasi, pencermatan bersama di tingkat PPS, uji publik di tingkat PPS sampai di tingkat Kabupaten.

“Kami kira dari segi proses kita sudah melakukan berbagai hal yang menurut kami sudah mendekati sesuai amar putusan MK dengan hasil yang sudah diketahui bersama,” ungkapnya.

Hasil penetapan DPTHP PSU ini, lanjut Addy, sesuai kesepakatan bersama tim paslon akan disampaikan ke Mahkamah Konstitusi, Dirjen Dukcapil Kemendagri, KPU dan Bawaslu RI.

Pasca penetapan daftar pemilih, KPU tetap menerima tanggapan dan masukan hingga sehari sebelum pelaksanaan pencoblosan. Jika ada nama warga belum terdaftar sebagai pemilih.

“Kita akan verifikasi untuk melakukan penambahan terhadap draf DPTHP, terpenting konsekuensinya tidak mengurangi jumlah DPTHP,” pungkasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.