Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya saat tiba di Makodim 0828 Sampang, Selasa (16/10/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Arif Rahman dan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan memantau kesiapan pengamanan menjelang pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Sampang, Madura yang akan berlangsung pada 27 Oktober 2018.

“Kami semua dalam rangka mengecek kesiapan anggota yang akan mengamankan jalannya Pilpres, Pemilu, dan kebetulan di Sampang ada PSU, pelaksanaan ini perlu perhatian khusus karena di kota lain sudah selesai tinggal di wilayah Sampang,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kepada wartawan, Selasa (16/10/2018).

Kedatangan perwira tinggi TNI dan Polri itu untuk memimpin apel dalam rangka sinergitas TNI Polri bersama Pemkab Sampang di Makodim 0828 Jalan Diponegoro.

Kapolda Jatim mengatakan, persiapan pasukan pengamanan yang akan dikerahkan untuk PSU di Sampang sebanyak 5.500 personil TNI Polri. Mereka akan didatangkan pada H-2 pencoblosan. Dengan demikian, diharapkan pelaksanaan PSU berjalan dengan baik sehingga tercipta kondisi yang kondusif.

“Hal ini tentu adanya peran antara masyarakat bersama TNI Polri untuk terus berkomunikasi,” ujar Irjen Pol Luki Hermawan.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Arif Rahman menambahkan dengan apel sinergitas tersebut mampu membawa kesejukan dan kedamaian selama proses PSU. Selain itu, pihaknya menyiapkan pasukan pengamanan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan di Sampang.

“Mudah-mudahan pelaksanaan PSU yang satu-satunya di Indonesia ini bisa berjalan aman tertib dan lancar, kerjasama semua elemen baik media juga ikut membantu memberikan informasi yang baik,” tandasnya.

Usai mengikuti apel, Pangdam dan Kapolda bergegas menuju ke Pendopo Bupati Sampang untuk bertemu dan melakukan koordinasi bersama tokoh masyarakat.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.