Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera

Media Madura – Dua kekalahan beruntun ditelan Madura United di kandang sendiri. Teranyar, dibungkam Persija Jakarta 0-1.

Bermain di Stadion Gelora Ratu Pamalingan Pamekasan, Madura, Jawa Timur dalam lanjutan Liga 1, Minggu (14/10/2018) malam, Laskar Sape Kerrab mampu mendominasi jalannya pertandingan.

Sepanjang laga, Macan Kemayoran sulit mengembangkan permainan akibat dominasi Madura United. Tercatat, pengusaan bola Persija hanya 32 persen. Total tembakan 5 dan 3 yang on target.

Sementara pengusaan bola Madura United hingga 68 persen. Dari total 20 percobaan yang dilakukan, 3 di antaranya mengarah ke gawang.

“Madura United tampil sangat baik, kita kuasai semuanya, termasuk pertandingan. Tetapi penguasaan bola tidak menjamin tim akan memenangkan pertandingan,” kata Gomes.

Hasil minor ini merupakan kali kedua yang dicatatkan Madura United saat tampil di hadapan publik Madura. Sebelumnya, mereka ditekuk Borneo FC 1-2.

“Mereka (pemain Madura United.red) sudah berjuang, tapi tidak bisa dapat kemenangan. Sekali lagi kami kalah di kandang sendiri,” terangnya.

Lebih lanjut, Gomes menyoroti penyelesaian akhir timnya. Buruknya penyelesaian akhir menyulitkan mereka untuk menciptakan gol ke gawang Persija. Padahal, banyak peluang bersih yang berhasil diciptakan.

“Kita seharusnya menang, karena banyak peluang. Tapi kita tidak beruntung. Tidak ada yang bisa masukkan bola, penyelesaian akhirnya yang harus diperbaiki meskipun setiap hari selalu kita latih,” ujarnya.

Meski kekalahan diakui menyakitkan, namun Gomes ingin segera bangkit. Sebab menurutnya, laga yang akan dihadapi masih banyak. Tercatat, masih ada 9 sisa laga di Liga 1 2018.

“Kompetisi belum selesai, masih banyak pertandingan. Kami akan perbaiki kesalahan agar tetap bisa berada di papan atas,” pungkas Gomes.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.