Pelaku

Sumenep, (Media Madura) – Warga Dusun Temor Lorong, Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep dikejutkan dengan peristiwa penganiayaan, sekitar pukul 10.00 WIB. Senin (15/10/2018) pagi.

MA (45), warga Dusun Ngomber, Desa Laok Jang-Jang diduga menganiaya BA (45), warga Dusun Arjasa Laok, Desa Arjasa dengan sabetan celurit.

Menurut Kabag Humas Polres Sumenep, Ipda Agus Suparno, kejadian tersebut bermula saat MA mendatangi rumah BA di Desa Angkatan untuk meminta gaji sewaktu bekerja di Malaysia yang belum terbayar.

Tetapi, korban tidak mau membayar gaji tersebut, sehingga terjadi cekcok mulut. Saat itu pula, MA mencabut sebilah celurit dari balik bajunya dan terjadilah perebutan celurit antara MA dan BA.

Akibatnya, korban BA mengalami luka-luka, diantaranya luka robek di punggung sebelah kiri, robek pada jempol sebelah kiri, robek pada jari telunjuk sebelah kiri, robek pada tangan kanan bagian depan jari jempol danlecet pada punggung tangan sebelah kiri.

“Usai kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas Arjasa untuk dilakukan perawatan, sementara pelaku telah dilakukan penangkapan oleh personil Polsek di rumahnya,” terang Agus Suparno.

Kata Agus Suparno, anggota Polsek telah mendatangi dan melakukan olah TKP, mencari keterangan dari saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti.

“Selain mengamankan terangka, kami juga sudah mengamankan mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit milik tersangka dan sepotong baju milik korban,” pungkasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.