Kantor BPN Sampang di Jalan Jaksa Agung Suprapto. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mencatat ada 45 persen bidang tanah di Sampang yang sudah terdaftar dalam tahap penyelesaian bersertifikat.

Kepala BPN Kabupaten Sampang, Haris Suharto melalui Kasi Pengadaan Tanah Rijatnoko Wibowo, mengatakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018 ditargetkan 42.000 bidang tanah. Namun, hingga Oktober, BPN sudah menyelesaikan 20.000 bidang atau sekitar 50 persen dari target.

“Kita target 42 ribu untuk PTSL 2018, tapi masih 20 ribu bidang sudah bersertifikat, nanti ini akan terus berjalan dan ada tahapannya sampai 100 persen,” ungkap Rijatnoko, Jumat (12/10/2018).

Rijatnoko menerangkan, ada beberapa proses tahapan untuk menyelesaikan sertifikat bidang tanah. Diantaranya, pertama tahap pengumpulan data yuridis, pengukuran, lalu input data secara online, dan pemberkasan. Kemudian, BPN akan mensingkronkan antara lokasi dengan surat. Selanjutnya, ada panitia yang bertugas meneliti kebenaran fisik dengan yuridis.

Jika sudah benar dan sesuai, baru diumumkan dan dibuatkan proses berita acara pengesahan. Sehingga bisa dilakukan pengukuran gambar bidang dan terbitnya sertifikat.

“Jadi prosesnya bertahap, pengajuan sertifikasi tanah ini per kelompok sampai ada 200-400 bidang tanah,” terangnya.

Program PTSL ini dipusatkan di desa. Sebelum pengajuan, Kepala Desa melakukan pendataan terhadap bidang yang akan diterbitkan sertifikat tanah. Program ini gratis karena dibiayai oleh pemerintah, hanya biaya patok untuk penentuan batas tanah ditanggung pihak pemohon.

“Biaya PTSL gratis, tapi patok, materai dan lainnya biaya sendiri, lebih bagus masyarakat dikordinasikan sama kepala desa, terpenting bagaimana program ini berjalan lancar,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.