Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat bersilaturahmi dengan PWI Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, mengaku saat ini sedang berikhtiar untuk melakukan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, mutasi itu akan dilakukan kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sesuai dengan keinginannya dan akan digunakan selama lima tahun ke depan.

“Kalau pun mau mutasi harus ada persetujuan dari Kemendagri, kita sedang berikhtiar agar cepat ada persetujuan,” katanya, Jumat (12/19/2018).

Diakui Baddrut, pihaknya belum bisa melakukan mutasi atau merombak struktur pejabat. Karena terbentur dengan peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) yang berbunyi kepala daerah bisa melakukan rolling jabatan setelah minimal enam bulan menjabat.

“Ada peraturan dari Kemendagri, butuh waktu enam bulan dari pelantikan untuk bisa melakukan mutasi. ,” tambahnya.

Pria yang juga Sekretaris IKA PMII Jawa Timur itu menambahkan, demi kelancaran pembangunan Pamekasan, sebelum mengambil keputusan memutasi. Pihaknya akan membangun chemistry dengan stakeholder yang ada.

Harapannya dalam lima tahun kedepan Pamekasan inovatif, kreatif dan bekerja cepat, mencintai rakyat dan memberikan pelayanan yang ideal untuk menjadikan Pamekasan jelas tahapannya,

“Tahun ini apa, tahun depan apa, untuk lima tahun ke depan. Target akhirnya Pamekasan, Rajjha, Bajhra, Parjhugha,” tutup Bupati yang masih berumur 17 hari itu.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.