Kantor BPJS Kesehatan (dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Utang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke sejumlah rumah sakit di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur cukup fantastis. Angkanya, mencapai Rp 6,8 miliar.

“Kami mengakui memiliki tunggakan sebesar Rp 6,8 miliar,” kata Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Erika Windy Astaria, Selasa (9/10/2018).

Erika menjelaskan, tunggakan itu sudah menjadi masalah nasional. Penyebabnya, masukan dan pengeluaran tidak seimbang. Semisal, pemasukan Rp 1 juta tapi pengeluaran Rp 10 juta.

Menurutnya, besaran utang tersebut sudah dilaporkan ke BPJS Kesehatan pusat. Sebab, pembayaran tunggakan menjadi wewenang kantor pusat.

“Datanya langsung kami laporkan ke kantor pusat untuk proses pembayaran, karena kantor cabang sifatnya melaporkan klaim-klaim dari RS yang belum terbayar,” terangnya.

Erika belum bisa memastikan kapan kantor pusat akan melunasi utang-utang tersebut. Namun, diperkirakan pembayaran tunggakan itu tidak sampai ke tahun mendatang.

“Pembayaran nantinya akan dilakukan secara berurutan. Yang sudah lama akan diprioritaskan,” tutupnya.

Erika berharap kesadaran dari peserta untuk membayar iuran BPJS Kesehatan. Tujuannya, agar program tersebut berjalan maksimal.

”Jangan menunggak membayar iuran. Kalau kita sehat, kita membantu yang sakit,” pungkasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.