Perampokan Emas di Sumenep, Korban Kehilangan Rp 3,7 Miliar

Pergelangan tangan korban mengalami luka yang cukup parah.

Sumenep, (Media Madura) – Pedagang emas di Pasar Pao, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dirampok. Korban bernama Slamet Hariyanto (44) bukan Haji Has seperti diberitakan sebelumnya.

Berdasarkan keterangan pihak Kepolisian, perampokan tersebut terjadi di Jalan Raya Pasongsongan, tepatnya di pertigaan Dusun Morassen, Desa Pasongsongan.

Saat kejadian, Slamet mengendarai sepeda motor berboncengan dengan ponakaannya, Januar Elliya Safitri (18). Keduanya perjalanan pulang dari pasar menuju rumahnya.

Namun naas, sesampainya di di pertigaan Dusun Morassen atau 200 meter dari rumah Slamet, tiba-tiba dipepet oleh 5 orang yang mengendarai 3 unit sepeda motor honda Vario warna putih dan hitam. 

Satu sepeda motor lainnya tidak diketahui jenisnya. Mereka langsung menghentikan dan menodongkan pistol kepada korban agar menyerahkan tas yang berisikan emas dan uang tunai.

Korban sempat berusaha mempertahankan tas, namun salah satu pelaku langsung membacok Januar  Elliya Safitri menggunakan arit dan mengenai lengan kanannya. 

Kemudian pelaku membawa kabur tas yang berisikan emas dan uang tunai ke arah barat, tepatnya ke arah Kecamatan Pasean, Pamekasan.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp 3,7 miliar, dengan perincian 3,5 Kg emas yang ditaksir sekitar Rp 3,5 miliar dan uang tunai Rp 200 Juta,” terang Kapolsek Pasongsongan, AKP Suwardi.

Menurutnya, korban Safitri telah dilarikan ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapatkan perawatan intensif, karena tangan kangannnya mengalami luka bacok.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.