Bupati Pamekasan, Badrut Tamam memakai jersey Madura United

Media Madura – Ada pemandangan menarik saat acara peresmian kantor Pojur yang merupakan kantor baru Madura United, Sabtu (6/10/2018) malam.

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam tiba-tiba menolak untuk melanjutkan sambutan di depan tamu undangan. Gara-garanya tidak memakai jersey Madura United.

“Saya rencananya tadi sambutan mau pakai jersey Madura United,” kata Badrut Tamam disambut tawa dan tepuk tangan para undangan, Sabtu (6/10).

Badrut Tamam tidak sempat ganti baju, karena setelah turun dari panggung usai penandatangan prasasti peresmian Kantor Pujor, namanya langsung dipanggil oleh pembawa acara untuk memberikan sambutan.

“Apa saya mau ganti jersey dulu, setelah itu sambutan lagi, gimana?,” ucapnya meminta persetujuan undangan.

“Ganti,” jawab undangan serentak sembari tertawa.

Awalnya, Badrut Tamam tampak kebingungan mencari tempat untuk ganti baju di mana.

“Ganti baju di mana ya, apa di belakang panggung saja,” tuturnya.

Namun, tak lama kemudian Badrut Tamam memberanikan diri melepas jas yang dikenakan di tempat ia berdiri untuk memberikan sambutan.

Tidak telanjang, Badrut Tamam hanya melepas jas miliknya saja, sebab pihaknya juga memakai kaus dalam.

“Semakin jelek, apa semakin jelek,” seloroh Badrut Tamam setelah memakai jersey Madura United.

Mendengar candaan dari Badrut Tamam, seluruh undangan pun tertawa lepas.

Sepanjang memberikan sambutan, Badrut Tamam memakai jersey Madura United. Sepanjang itu pula, suasana kembali khidmat.

Peresmian Kantor Pojur yang terletak di Jalan Raya Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan dihadiri Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, Manajer Haruna Soemitro.

Perwakilan suporter dari empat kabupaten di Pulau Garam, Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu, Forkopimda serta anggota DPRD Kabupaten Pamekasan.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.